If I were a boy, even just for a day
I'd roll out of bed in the morning and throw on what I wanted and go
Drink beer with the guys, and chase after girls
I'd kick it with who I wanted and I'd never get confronted for it
Cause they stick up for me
If I were a boy
I think I could understand
How it feels to love a girl
I swear I'd be a better man
I'd listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted
Cause he's taken you for granted
And everything you had got destroyed
If I were a boy, I would turn off my phone
Tell everyone it's broken so they think that I was sleeping alone
I'd put myself first and make the rules as I go
Cause I know that she'd be faithful, waiting for me to come home
To come home
If I were a boy
I think I could understand
How it feels to love a girl
I swear I'd be a better man
I'd listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted
Cause he's taken you for granted
And everything you had got destroyed
It's a little too late for you to come back
Say it's just a mistake, think I'd forgive you like that
If you thought I would wait for you
You got it wrong
But you're just a boy
And you don't understand
you don't understand
How it feels to love a girl someday
You wish you were a better man
You don't listen to her
You don't care how it hurts
Until you lose the one you wanted
Because you've taken her for granted
And everything you had got destroyed
But you're just a boy...
Today's Note
Tuangkan Isi Hatimu, Pikiranmu, Benakmu, Keinginanmu, Kenanganmu Dalam Tulisan, Karena S'mua Itu Tidak Bisa Kembali Lagi Untuk Kedua Kali.....
Kamis, 23 April 2009
Senin, 20 April 2009
Hari Kartini
emmh...
masih inget gag kalo hari ini hari Kartini???
tadi di kelas sebelah waktu q kuliah n kebetulan gi UTS, eh kelas sebelah nyanyi lagu Ibu Kita Kartini!!!
otomatis konsen Q UTS rusak,,,Hahhhhh!!!capek dech....
btw,,,sekarang ini emg dah banyak yang nglupain ttg hari kartini, padahal Qt sebagai generasi muda khususnya para cewe' mestinya belajar banyak dari beliau,,
kalo dulu beliau gag berjuang untuk emansipasi wanita, qt para cewe' gag bisa sekolah ampe perguruan tinggi, bahkan gag ada tuh Kapolda, Bupati, Gubernur,anggota DPR ataupun Presiden Perempuan,,,
hmmm.....
untung banget kan Qt....
Semangat Kartini gag berarti Qt mesti pake kebaya ato nyanyi lagu ibu Kita Kartini, yang penting itu semangat Qt gimana ngembangin potensi diri Qt,,,mumpung pintu karir buat cewe' udah terbuka lebar,,,mari qt manfaatkan dgn baik,,,,,
Okayyy!!!!
^_^
masih inget gag kalo hari ini hari Kartini???
tadi di kelas sebelah waktu q kuliah n kebetulan gi UTS, eh kelas sebelah nyanyi lagu Ibu Kita Kartini!!!
otomatis konsen Q UTS rusak,,,Hahhhhh!!!capek dech....
btw,,,sekarang ini emg dah banyak yang nglupain ttg hari kartini, padahal Qt sebagai generasi muda khususnya para cewe' mestinya belajar banyak dari beliau,,
kalo dulu beliau gag berjuang untuk emansipasi wanita, qt para cewe' gag bisa sekolah ampe perguruan tinggi, bahkan gag ada tuh Kapolda, Bupati, Gubernur,anggota DPR ataupun Presiden Perempuan,,,
hmmm.....
untung banget kan Qt....
Semangat Kartini gag berarti Qt mesti pake kebaya ato nyanyi lagu ibu Kita Kartini, yang penting itu semangat Qt gimana ngembangin potensi diri Qt,,,mumpung pintu karir buat cewe' udah terbuka lebar,,,mari qt manfaatkan dgn baik,,,,,
Okayyy!!!!
^_^
Kamis, 02 April 2009
Merawat “aset” Wanita
Buat para cewe2 nie penting banget buat diketahui... tentunya buat yang gak mau aset berharganya gak keurus trus rusak dech,,,
Jangan menyepelekan, nie tu aset masa depan yang mesti harus n juga wajib buat dijaga!
Tau gak sich...yang namanya Miss V tu butuh perawatan yang super intens,soalnya kalo salah dikit aja resikonya gak Cuma ma V-nya,tapi juga perabotan yang da di dalam...
Untuk perawatan miss V ada beberapa langkah,yach emang ribet sich,,,tapi demi kesehatan jangka panjang apa salahnya meribetkan diri, tul gak?!.
Yang pertama nie ya..kalo Miss V dalam keadaan basah akan memudahkan tumbuh dan berkembangnya jamur yang bakal bikin gak nyaman banget pada Miss V, biasanya bikin gatel2 gt..so jagalah Miss V agar tetap kering, kalo perlu sering2lah ganti CD or kemanapun bawa yang namanya handuk khusus Miss V.
Selanjutnya, jangan percaya tuch ma iklan2 pambersih kewanitaan,biarkan Miss V pada kelembaban alaminya, or gunakan yang alami aja,bisa pake daun sirih,,,,caranya,daun sirih direbus pake air,kemudian air rebusan dipake bilas Miss V,kalo bisa rutin tiap hari...
Abis tu,,,kalo gi dapet alias dateng bulan...jangan males ganti “popok”,tau kenapa...soalnya,darah mens tu kan kotor ya,so tu jadi tempat yang nyaman buat bersarang para kuman n jamur,,,gak mau kan Miss V kamu berjamur...so sering2 ganti “popok”,minimal 4 kali dalam sehari,,,
Buat yang Hobi pake G-string,ati2 juga,,,tau gak fungsinya CD tu buat apa...? Hmmm....buat melindungi Miss V biar gak da benda2 berbahaya yg bisa aja ngelukai n juga buat menyerap keringat,so buat yang badannya memiliki keringat yang cukup banyak or yang bagian badan khususnya paha besar jangan biasakan pake G-string,coz gak bisa menyerap keringat secara maksimal,ntar malah lembab dan ditumbuhi jamur lho,,,pinter2 milih bahan CD,pilih yang bisa nyerap keringat dengan baik,contohnya katun.
Jangan menyepelekan, nie tu aset masa depan yang mesti harus n juga wajib buat dijaga!
Tau gak sich...yang namanya Miss V tu butuh perawatan yang super intens,soalnya kalo salah dikit aja resikonya gak Cuma ma V-nya,tapi juga perabotan yang da di dalam...
Untuk perawatan miss V ada beberapa langkah,yach emang ribet sich,,,tapi demi kesehatan jangka panjang apa salahnya meribetkan diri, tul gak?!.
Yang pertama nie ya..kalo Miss V dalam keadaan basah akan memudahkan tumbuh dan berkembangnya jamur yang bakal bikin gak nyaman banget pada Miss V, biasanya bikin gatel2 gt..so jagalah Miss V agar tetap kering, kalo perlu sering2lah ganti CD or kemanapun bawa yang namanya handuk khusus Miss V.
Selanjutnya, jangan percaya tuch ma iklan2 pambersih kewanitaan,biarkan Miss V pada kelembaban alaminya, or gunakan yang alami aja,bisa pake daun sirih,,,,caranya,daun sirih direbus pake air,kemudian air rebusan dipake bilas Miss V,kalo bisa rutin tiap hari...
Abis tu,,,kalo gi dapet alias dateng bulan...jangan males ganti “popok”,tau kenapa...soalnya,darah mens tu kan kotor ya,so tu jadi tempat yang nyaman buat bersarang para kuman n jamur,,,gak mau kan Miss V kamu berjamur...so sering2 ganti “popok”,minimal 4 kali dalam sehari,,,
Buat yang Hobi pake G-string,ati2 juga,,,tau gak fungsinya CD tu buat apa...? Hmmm....buat melindungi Miss V biar gak da benda2 berbahaya yg bisa aja ngelukai n juga buat menyerap keringat,so buat yang badannya memiliki keringat yang cukup banyak or yang bagian badan khususnya paha besar jangan biasakan pake G-string,coz gak bisa menyerap keringat secara maksimal,ntar malah lembab dan ditumbuhi jamur lho,,,pinter2 milih bahan CD,pilih yang bisa nyerap keringat dengan baik,contohnya katun.
Minggu, 25 Januari 2009
Outlook Perekonomian Indonesia Tahun 2009
Tahun 2009, Stabilitas Politik, Sosial dan Ekonomi Indonesia Dipertaruhkan
Global Crisis, berawal dari krisis di Amerika Serikat, banyak yang tidak pernah menyangka negara adidaya itu kini mangalami resesi, bahkan resesi Amerika ini kini menimbulkan masalah bagi hampir semua negara di dunia ini dan dampaknya yang kian meluas, termasuk Indonesia, pelan tapi pasti efek dari krisis ini menggerogoti stabilitas perekonomian dalam negeri. Mulai dari sektor financial yang beberapa waktu lalu dibuat heboh, kebijakan BI untuk menaikkan tingkat suku bunga memang baik, agar masyarakat terdorong untuk menyimpan uang mereka di Bank, sehingga perilaku konsumtif masyarakat Indonesia tidak semakin tinggi yang akan mengakibatkan inflasi dan turunnya nilai riil rupiah, inflasi itu sendiri adalah kecenderungan dari harga-harga untuk meningkat secara umum dan terus menerus. dampak krisis keuangan global akan menghantam sektor riil. Semua negara memang mengalami pelambatan, namun ada perbedaan perlakuan. Indonesia tidak mengalami deflasi seperti AS, namun inflasi. Kemudian, karena tidak perlu melemahkan nilai tukar untuk memicu pertumbuhan ekonomi, maka Indonesia pun bisa menerapkan suku bunga di level tinggi. Itu karena sistem perekonomian dan kondisi tiap Negara berbeda-beda.
Kebijakan di sektor riil sangat penting pada second round dari krisis keuangan global saat ini. Krisis global telah memukul sektor keuangan yaitu lembaga keuangan, pasar saham, dan nilai tukar. Krisis global mangakibatkan perbankan mengalami kekurangan likuiditas dan pasar modal mengalami koreksi sangat tajam. Jika bank tidak memberikan kredit pada para pelaku usaha, maka akan banyak perusahaan yang tidak dapat bergerak sehingga perekonomian juga tidak bergerak. Pasar modal yang tidak bergerak, akan menimbulkan masalah pada perekonomian, karena pasar modal menyediakan sekitar 25 persen kebutuhan modal suatu perekonomian. Kondisi perbankan dan pasar modal yang tidak sehat akan berdampak kepada sektor riil. Sektor riil bisa terkena dua dampak yang tidak menguntungkan, yaitu sektor keuangan tidak mau memberikan modal kepada sektor riil dan barang produksi tidak bisa dijual atau dijual dengan harga murah karena daya beli masyarakat yang turun. Sehingga pada jangka panjang kebijakan menaikkan tingkat suku bunga atau BI rate tersebut akan memukul sektor riil, seperti yang terjadi sekarang, selain karena menurunnya ekspor Indonesia secara drastis akibat krisis yang juga dialami oleh negara-negara tujuan ekspor yang mengakibatkan penurunan demand atas barang impor, tingginya tingkat suku bunga pinjaman dirasa sangat memberatkan para pelaku industri. Pada keadaan inflasi, harga barang akan meningkat secara agregat, begitu juga dengan harga bahan baku industri yang tidak semua dapat diperoleh di dalam negeri.
Meningkatnya harga bahan baku untuk industri tersebut serta sulitnya memperoleh bahan baku impor karena dampak krisis global ini akan mengurangi produktivitas perindustrian dalam negeri. Karena tingginya bunga kredit pinjaman juga akan makin mencekik pelaku usaha, pada jangka panjang hanya ada dua pilihan bagi mereka, mengurangi jumlah pekerja atau menurunkan upah para pekerja secara keseluruhan untuk dapat bertahan dalam keadaan krisis seperti sekarang ini.
Inflasi yang tinggi dan tidak stabil juga memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Inflasi yang tinggi mengakibatkan penurunan pada pendapatan riil masyarakat sehingga standar hidup masyarakat juga akan turun. Yang selanjutnya akan menciptakan ketidakpastian (uncertainty) bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan. Yaitu dalam mengambil keputusan untuk melakukan konsumsi, investasi dan produksi, yang pada akhirnya akan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Tingkat inflasi domestik yang lebih tinggi dibanding dengan tingkat inflasi di negara tetangga menjadikan tingkat bunga domestik riil menjadi tidak kompetitif sehingga dapat memberikan tekanan pada nilai rupiah. Pada dasarnya yang mengakibatkan fluktuasi pada nilai tukar rupiah adalah permintaan dan penawaran atas rupiah itu sendiri, yang menentukan kuat atau tidaknya rupiah juga permintaan dan penawaran atas rupiah. Nilai Rupiah terhadap dolar Amerika telah turun secara drastis dalam beberapa minggu terakhir, sehingga ada resiko pelarian modal dari investor domestik, yang mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengalami kesulitan pendanaan karena cadangan valuta asing menipis.
Diperkirakan dengan adanya Pemilu pada sekitar bulan April, para politisi yang berkepentingan dalam pemilu kemungkinan besar akan membelanjakan dolar mereka dalam jumlah besar untuk proses kampanye, ini tidak hanya berpengaruh terhadap inflasi dalam negeri, tetapi juga terhadap nilai tukar rupiah, jika permintaan rupiah bertambah terhadap dolar, maka rupiah akan perlahan bergerak ke level yang lebih kuat. Inflasi akan berada di level 5%-7%. Kemungkinan, kurs rupiah tahun depan akan berada di sekitar Rp. 10.000 hingga Rp. 11.000, setelah krisis yang sekarang masih berlangsung rupiah akan bergerak menentukan keseimbangan baru. Jika berada diatas Rp. 11.000 berarti terjadi undervalued, sebaliknya jika di bawah Rp. 10.000 berarti overvalued. BI rate akan turun sekitar 8% pada tahun depan seiring dengan stabilisasi rupiah.
Pada dasarnya, pertumbuhan suatu negara dipengaruhi empat faktor, yaitu ekspor, impor, konsumsi, dan investasi. Untuk memicu konsumsi dan kredit investasi, dibutuhkan suku bunga rendah. Sedangkan unutk memacu ekspor, nilai tukar harus ditekan agar tidak terlalu kuat terhadap mata uang lain. Jadi, peningkatan ekspor berbanding terbalik dengan nilai tukar rupiah. Namun, pada kondisi seperti sekarang ini, di mana pasar ekspor turun secara drastis, teori tersebut tidak berlaku.
Diprediksikan stabilitas politik, social dan ekonomi Indonesia akan mengalami guncangan seperti tahun 1998-1999, akibat krisis global yang sekarang dampaknya makin meluas pada berbagai sektor di dalam negeri. Ancaman gelombang PHK besar-besaran pada tahun 2009 sudah di depan mata. Hal ini sangat meresahkan para buruh , beberapa pekan ini dapat dilihat di media cetak dan elektronik demo buruh yang menolak adanya pemotongan upah ataupun adanya PHK pada tahun depan. Ini dikarenakan sektor riil tak bergerak, yang akan berimplikasi pada suplai barang/jasa yang anjlok dan kemungkinan adanya PHK. Sehubungan dengan adanya pemilu tahun depan, kinerja pemerintahan yang sekarang akan sangat disorot oleh berbagai kalangan mayarakat. Ada satu pertanyaan yang entah dapat dijawab dan diatasi oleh pemerintahan yang sekarang berjalan, apakah di sisa jabatan mereka bisa memberikan harapan pertumbuhan Indonesia yang lebih baik??. Tentunya itu adalah tanggung jawab dari seluruh masyarakat Indonesia, cinta rupiah dan produk dalam negeri, mungkin itu akan mendorong pemulihan perekonomian dalam negeri. Pemerintah juga harus berupaya keras untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat bahwa krisis yang dialami Indonesia masih bias diatasi.
Sementara itu, alangkah baiknya jika pembangunan infrastruktur semakin ditingkatkan, agar pertumbuhan ekonomi di dalam negeri lancar, paling tidak tidak semakin buruk atas terjadinya krisis global ini.
Global Crisis, berawal dari krisis di Amerika Serikat, banyak yang tidak pernah menyangka negara adidaya itu kini mangalami resesi, bahkan resesi Amerika ini kini menimbulkan masalah bagi hampir semua negara di dunia ini dan dampaknya yang kian meluas, termasuk Indonesia, pelan tapi pasti efek dari krisis ini menggerogoti stabilitas perekonomian dalam negeri. Mulai dari sektor financial yang beberapa waktu lalu dibuat heboh, kebijakan BI untuk menaikkan tingkat suku bunga memang baik, agar masyarakat terdorong untuk menyimpan uang mereka di Bank, sehingga perilaku konsumtif masyarakat Indonesia tidak semakin tinggi yang akan mengakibatkan inflasi dan turunnya nilai riil rupiah, inflasi itu sendiri adalah kecenderungan dari harga-harga untuk meningkat secara umum dan terus menerus. dampak krisis keuangan global akan menghantam sektor riil. Semua negara memang mengalami pelambatan, namun ada perbedaan perlakuan. Indonesia tidak mengalami deflasi seperti AS, namun inflasi. Kemudian, karena tidak perlu melemahkan nilai tukar untuk memicu pertumbuhan ekonomi, maka Indonesia pun bisa menerapkan suku bunga di level tinggi. Itu karena sistem perekonomian dan kondisi tiap Negara berbeda-beda.
Kebijakan di sektor riil sangat penting pada second round dari krisis keuangan global saat ini. Krisis global telah memukul sektor keuangan yaitu lembaga keuangan, pasar saham, dan nilai tukar. Krisis global mangakibatkan perbankan mengalami kekurangan likuiditas dan pasar modal mengalami koreksi sangat tajam. Jika bank tidak memberikan kredit pada para pelaku usaha, maka akan banyak perusahaan yang tidak dapat bergerak sehingga perekonomian juga tidak bergerak. Pasar modal yang tidak bergerak, akan menimbulkan masalah pada perekonomian, karena pasar modal menyediakan sekitar 25 persen kebutuhan modal suatu perekonomian. Kondisi perbankan dan pasar modal yang tidak sehat akan berdampak kepada sektor riil. Sektor riil bisa terkena dua dampak yang tidak menguntungkan, yaitu sektor keuangan tidak mau memberikan modal kepada sektor riil dan barang produksi tidak bisa dijual atau dijual dengan harga murah karena daya beli masyarakat yang turun. Sehingga pada jangka panjang kebijakan menaikkan tingkat suku bunga atau BI rate tersebut akan memukul sektor riil, seperti yang terjadi sekarang, selain karena menurunnya ekspor Indonesia secara drastis akibat krisis yang juga dialami oleh negara-negara tujuan ekspor yang mengakibatkan penurunan demand atas barang impor, tingginya tingkat suku bunga pinjaman dirasa sangat memberatkan para pelaku industri. Pada keadaan inflasi, harga barang akan meningkat secara agregat, begitu juga dengan harga bahan baku industri yang tidak semua dapat diperoleh di dalam negeri.
Meningkatnya harga bahan baku untuk industri tersebut serta sulitnya memperoleh bahan baku impor karena dampak krisis global ini akan mengurangi produktivitas perindustrian dalam negeri. Karena tingginya bunga kredit pinjaman juga akan makin mencekik pelaku usaha, pada jangka panjang hanya ada dua pilihan bagi mereka, mengurangi jumlah pekerja atau menurunkan upah para pekerja secara keseluruhan untuk dapat bertahan dalam keadaan krisis seperti sekarang ini.
Inflasi yang tinggi dan tidak stabil juga memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Inflasi yang tinggi mengakibatkan penurunan pada pendapatan riil masyarakat sehingga standar hidup masyarakat juga akan turun. Yang selanjutnya akan menciptakan ketidakpastian (uncertainty) bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan. Yaitu dalam mengambil keputusan untuk melakukan konsumsi, investasi dan produksi, yang pada akhirnya akan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Tingkat inflasi domestik yang lebih tinggi dibanding dengan tingkat inflasi di negara tetangga menjadikan tingkat bunga domestik riil menjadi tidak kompetitif sehingga dapat memberikan tekanan pada nilai rupiah. Pada dasarnya yang mengakibatkan fluktuasi pada nilai tukar rupiah adalah permintaan dan penawaran atas rupiah itu sendiri, yang menentukan kuat atau tidaknya rupiah juga permintaan dan penawaran atas rupiah. Nilai Rupiah terhadap dolar Amerika telah turun secara drastis dalam beberapa minggu terakhir, sehingga ada resiko pelarian modal dari investor domestik, yang mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengalami kesulitan pendanaan karena cadangan valuta asing menipis.
Diperkirakan dengan adanya Pemilu pada sekitar bulan April, para politisi yang berkepentingan dalam pemilu kemungkinan besar akan membelanjakan dolar mereka dalam jumlah besar untuk proses kampanye, ini tidak hanya berpengaruh terhadap inflasi dalam negeri, tetapi juga terhadap nilai tukar rupiah, jika permintaan rupiah bertambah terhadap dolar, maka rupiah akan perlahan bergerak ke level yang lebih kuat. Inflasi akan berada di level 5%-7%. Kemungkinan, kurs rupiah tahun depan akan berada di sekitar Rp. 10.000 hingga Rp. 11.000, setelah krisis yang sekarang masih berlangsung rupiah akan bergerak menentukan keseimbangan baru. Jika berada diatas Rp. 11.000 berarti terjadi undervalued, sebaliknya jika di bawah Rp. 10.000 berarti overvalued. BI rate akan turun sekitar 8% pada tahun depan seiring dengan stabilisasi rupiah.
Pada dasarnya, pertumbuhan suatu negara dipengaruhi empat faktor, yaitu ekspor, impor, konsumsi, dan investasi. Untuk memicu konsumsi dan kredit investasi, dibutuhkan suku bunga rendah. Sedangkan unutk memacu ekspor, nilai tukar harus ditekan agar tidak terlalu kuat terhadap mata uang lain. Jadi, peningkatan ekspor berbanding terbalik dengan nilai tukar rupiah. Namun, pada kondisi seperti sekarang ini, di mana pasar ekspor turun secara drastis, teori tersebut tidak berlaku.
Diprediksikan stabilitas politik, social dan ekonomi Indonesia akan mengalami guncangan seperti tahun 1998-1999, akibat krisis global yang sekarang dampaknya makin meluas pada berbagai sektor di dalam negeri. Ancaman gelombang PHK besar-besaran pada tahun 2009 sudah di depan mata. Hal ini sangat meresahkan para buruh , beberapa pekan ini dapat dilihat di media cetak dan elektronik demo buruh yang menolak adanya pemotongan upah ataupun adanya PHK pada tahun depan. Ini dikarenakan sektor riil tak bergerak, yang akan berimplikasi pada suplai barang/jasa yang anjlok dan kemungkinan adanya PHK. Sehubungan dengan adanya pemilu tahun depan, kinerja pemerintahan yang sekarang akan sangat disorot oleh berbagai kalangan mayarakat. Ada satu pertanyaan yang entah dapat dijawab dan diatasi oleh pemerintahan yang sekarang berjalan, apakah di sisa jabatan mereka bisa memberikan harapan pertumbuhan Indonesia yang lebih baik??. Tentunya itu adalah tanggung jawab dari seluruh masyarakat Indonesia, cinta rupiah dan produk dalam negeri, mungkin itu akan mendorong pemulihan perekonomian dalam negeri. Pemerintah juga harus berupaya keras untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat bahwa krisis yang dialami Indonesia masih bias diatasi.
Sementara itu, alangkah baiknya jika pembangunan infrastruktur semakin ditingkatkan, agar pertumbuhan ekonomi di dalam negeri lancar, paling tidak tidak semakin buruk atas terjadinya krisis global ini.
Selasa, 20 Januari 2009
my campus
Rabu, 03 Desember 2008
Teori Pertumbuhan Pembangunan Ekonomi
• Teori Klasik
A. Teori Klasik Adam Smith
Beliau meyakini berlakunya doktrin “hukum alam” dalam persoalan ekonomi. Ia menganut paham perdagangan bebas dan penganjur kebijaksanaan “pasar bebas” dalam ekonomi.Pembagian kerja (spesialisasi) merupakan titik mula dari teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith,yang meningkatkan daya produktivitas tenaga kerja. Yang dihubungkan dengan meningkatnya keterampilan pekerja, penghematan waktu dalam memproduksi barang, dan penemuan mesin yang sangat menghemat tenagaProses pemupukan modal harus dilakukan terlebih dahulu daripada pembagian kerja.
Pada kondisi yang stasioner, tingkat upah akan jatuh sampai ke tingkat yang hanya cukup untuk hidup, sedangkan dalam periode pemupukan modal yang cepat,tingkat upah naik melebihi tingkat kebutuhan hidup.Investasi dilakukan karena para pemilk modal mengharapkan untung, dan pada masa depan harapan keuntungan bergantung pada iklim investasi pada hari ini dan pada keuntungan nyata. Adanya peningkatan kemakmuran, kemajuan dan jumlah penduduk, tingkat suku bunga akan menurun, dan akibatnya persediaan modal akan membengkak. Jadi, dengan menurunnya tingkat suku bunga, jumlah modal yang dipinjamkan akan meningkat, tetapi bila suku bunga terlalu rendah, para “lintah darat” tidak sanggup untuk meminjamkan uang lebih banyak lagi. Walaupun tingkat suku bunga menurun, akan terjadi peningkatan pemupukan modal dan kemajuan ekonomi.
Menurut Smith, para petani, produsen dan pengusaha merupakan agen kemajuan dan pertumbuhan ekonomi, perdagangan bebas mendorong mereka memperluas pasar.Dengan menganggap benar faktor-faktor kelembagaan,politik,dan alam,suatu bangsa akan mengalami laju pertumbuhan ekonomi tertentuyang tercipta karena naiknyajumlah mereka dan melalui tabungan. Ini bersifat kumulatif.Teori Smith menunjukan bagaimana pertumbuhan ekonomi terjadi dan faktor-faktor serta kebijaksanaan apa yang menghambatnya.
Kelemahan teori Smith:
1. Pembagian masyarakat secara lugas
2. Alasan yang tidak adil bagi kegiatan menabung
3. Asumsi yang tidak realistis tentang persaingan sempurna
4. Pengabaian wiraswasta (pengusaha)
5. asumsi yang tidak realistis tentang keadaan stasioner.
B. Teori Ricardian
Teori Ricardian didasarkan pada asumsi bahwa:
1. seluruh tanah digunakan untuk produksi gandum dan angkatan kerja dalam pertanian membantu mementukan distribusi industri;
2. “law of diminishing return” berlaku bagi tanah;
3. persediaan tanah adalah tetap;
4. permintaan gandum benar-benar elastis;
5. buruh dan modal adalah masukan yang bersifat variable;
6. keadaan pengetahuan teknis adalah tertentu (given)
7. seluruh buruh dibayar dengan upah yang cukup untuk hidup secara minimal;
8. penawaran harga buruh adalah tertentu dan tetap;
9. permintaan akan buruh tergantung pada pemupukan modal;
10. terdapat persaingan yang sempurna;
11. pemupukan modal dihasilkan dari keuntungan.
Ricardo menyetujui perdagangan bebas, dengan cara ini sumberdaya dunia dapat digunakan secara lebih efisien melalui perdagangan luar negeri.
Ada kecenderungan bahwa tingkat keuntungan akan menurun dalam perekonomian, sehingga Negara akhirnya mencapai keadaan stasioner.
Kelemahan teori Ricardian:
1. mengabaikan pengaruh teknologi;
2. pengertian yang salah mengenai keadaan stasioner;
3. pengertian yang salah tentang penduduk;
4. kebijaksanaan pasar bebas yang tidak dapat diterapkan;
5. mengabaikan factor-faktor kelembagaan;
6. merupakan teori distribusi,bukan teori pertumbuhan;
7. tanah juga menghasilkan selain gandum;
8. modal dan buruh bukanlah koefisien yang tetap;
9. mengabaikan tingkat suku bunga.
C. Teori Malthus
Malthus menganggap proses pembangunan ekonomi terjadi dengan sendirinya, Dia menekankan bahwa perekonomian mengalami kemerosotan beberapa kali sebelum mencapai tingkat tertinggi dari pembangunan. Malthus menitikberatkan pada pembangunan ekonomi yang dapat dicapai dengan meningkatkan kesejahteraan suatu negara. Dia lebih realitas dalam menganalisa pertumbuhan pendudukdalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi dibandingkan pada bukunya Essay of Population. Produksi dan distribusi dianggap sebagai dua unsur utama kesejahteraan. Menurutnya, factor yang paling penting bagi pembangunan ekonomi adalah proses akumulasi modal.
Malthus mengatakan bahwa di dalam pasar tidak mungkin terjadi over produksi atau penawaran yang berlebihan,komoditi dalam jumlah yang besar ditukarkan dengan dengan tenaga kerja. Dia meyakini bahwa penarawan buruh dalam jangka pendek sangat tidak elastis.
Langkah-langkah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi menurut Malthus:
1. Pertumbuhan berimbang
2. menaikkan permintaan efektif
Penyebab utama keterbelakangan adalah rendahnya konsumsi atau kurangnya permintaan efektif yang menimbulkan persediaan melimpah. Untuk pembangunan, Negara harus memaksimisasi produksi di sector pertanian dan industri.
• Teori Neo Klasik
A. Robert Sollow
Menurutnya pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh:
• Pertumbuhan Penduduk (SDM)
• Akumulasi Modal
• Teknologi Modern
Solow menunjukkan bagaimana tabungan, pertumbuhan populasi, dan kemajuan teknologi mempengaruhi tingkat output perekonomian dan pertumbuhannya sepanjang waktu.
B. Roy Forbes Harrod dan Evsey D. Domar
Pertumbuhan Ekonomi dipengaruhi oleh pertambahan modal, yang akan meningkatkan produksi dan pada akhirnya menaikkan pendapatan nasional
Pada model Harrod-Domar investasi diberikan peranan yang sangat penting. Dalam jangka panjang investasi mempunyai pengaruh kembar. Di satu sisi investasi mempengaruhi permintaan agregat di sisi lain investasi mempengaruhi kapasitas produksi nasional dengan menambah stok modal yang tersedia.
• Teori Modern
Teori Walt Whitman Rostow
Dalam bukunya : “The Stages of Economic Growth” membagi pertumbuhan ekonomi menjadi 5 tahap, yaitu:
1. Masyarakat Tradisional
Diartikan sebagai suatu masyarakat yang strukturnya berkembang di sepanjang fungsi produksi berdasarkan ilmu dan teknologi pra-Newton dan sebagai hasil terhadap dunia fisika.
2. Pra – Lepas landas
Ini adalah masa transisi dimana prasyarat pertumbuhan swadaya dibangun. Pembangunan yang berkesinambungan dan perluasan industri modern dapat terjadi terutama dengan menanamkan kembali keuntungan ke saluran investasi yang menguntungkan.
3. Lepas Landas
Tahap ini merupakan titik yang menentukan di dalam kehidupan suatu masyarakat. Lepas landas merupakan revolusi industri yang bertalian secara langsung dengan perubahan radikal di dalam metode produksi yang dalam jangka waktu relatif singkat menimbulkan konsekwensi yang menentukan.
4. Dorongan Menuju Kedewasaan
Pada waktu suatu negara berada pada tahap kedewasaan teknologi, ada tiga perubahan penting yang terjadi:
• Sifat tenaga kerja berubah
• Watak para pengusaha berubah
• Masyarakat merasa bosan pada keajaiban industrialisasi dan menginginkan sesuatu yang baru menuju perubahan lebih lanjut.
5. Konsumsi Tinggi
Ditandai dengan migrasi dari pinggiran ke kota. Kekuatan yang nampak cenderung meningkatkan kesejahteraan,yaitu:
• penerapan kebijaksanaan nasional guna meningkatkan kekuasaan dan pengaruh melampaui batas nasional
• ingin memiliki satu negara kesejahteraan dengan pemerataan pendapatan nasional yang lebih adil melalui pajak progresif, peningkatan jaminan sosial, dan fasilitas hiburan bagi para pekerja.
• Keputusan untuk membangun pusat perdagangan dan sektor penting
A. Teori Klasik Adam Smith
Beliau meyakini berlakunya doktrin “hukum alam” dalam persoalan ekonomi. Ia menganut paham perdagangan bebas dan penganjur kebijaksanaan “pasar bebas” dalam ekonomi.Pembagian kerja (spesialisasi) merupakan titik mula dari teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith,yang meningkatkan daya produktivitas tenaga kerja. Yang dihubungkan dengan meningkatnya keterampilan pekerja, penghematan waktu dalam memproduksi barang, dan penemuan mesin yang sangat menghemat tenagaProses pemupukan modal harus dilakukan terlebih dahulu daripada pembagian kerja.
Pada kondisi yang stasioner, tingkat upah akan jatuh sampai ke tingkat yang hanya cukup untuk hidup, sedangkan dalam periode pemupukan modal yang cepat,tingkat upah naik melebihi tingkat kebutuhan hidup.Investasi dilakukan karena para pemilk modal mengharapkan untung, dan pada masa depan harapan keuntungan bergantung pada iklim investasi pada hari ini dan pada keuntungan nyata. Adanya peningkatan kemakmuran, kemajuan dan jumlah penduduk, tingkat suku bunga akan menurun, dan akibatnya persediaan modal akan membengkak. Jadi, dengan menurunnya tingkat suku bunga, jumlah modal yang dipinjamkan akan meningkat, tetapi bila suku bunga terlalu rendah, para “lintah darat” tidak sanggup untuk meminjamkan uang lebih banyak lagi. Walaupun tingkat suku bunga menurun, akan terjadi peningkatan pemupukan modal dan kemajuan ekonomi.
Menurut Smith, para petani, produsen dan pengusaha merupakan agen kemajuan dan pertumbuhan ekonomi, perdagangan bebas mendorong mereka memperluas pasar.Dengan menganggap benar faktor-faktor kelembagaan,politik,dan alam,suatu bangsa akan mengalami laju pertumbuhan ekonomi tertentuyang tercipta karena naiknyajumlah mereka dan melalui tabungan. Ini bersifat kumulatif.Teori Smith menunjukan bagaimana pertumbuhan ekonomi terjadi dan faktor-faktor serta kebijaksanaan apa yang menghambatnya.
Kelemahan teori Smith:
1. Pembagian masyarakat secara lugas
2. Alasan yang tidak adil bagi kegiatan menabung
3. Asumsi yang tidak realistis tentang persaingan sempurna
4. Pengabaian wiraswasta (pengusaha)
5. asumsi yang tidak realistis tentang keadaan stasioner.
B. Teori Ricardian
Teori Ricardian didasarkan pada asumsi bahwa:
1. seluruh tanah digunakan untuk produksi gandum dan angkatan kerja dalam pertanian membantu mementukan distribusi industri;
2. “law of diminishing return” berlaku bagi tanah;
3. persediaan tanah adalah tetap;
4. permintaan gandum benar-benar elastis;
5. buruh dan modal adalah masukan yang bersifat variable;
6. keadaan pengetahuan teknis adalah tertentu (given)
7. seluruh buruh dibayar dengan upah yang cukup untuk hidup secara minimal;
8. penawaran harga buruh adalah tertentu dan tetap;
9. permintaan akan buruh tergantung pada pemupukan modal;
10. terdapat persaingan yang sempurna;
11. pemupukan modal dihasilkan dari keuntungan.
Ricardo menyetujui perdagangan bebas, dengan cara ini sumberdaya dunia dapat digunakan secara lebih efisien melalui perdagangan luar negeri.
Ada kecenderungan bahwa tingkat keuntungan akan menurun dalam perekonomian, sehingga Negara akhirnya mencapai keadaan stasioner.
Kelemahan teori Ricardian:
1. mengabaikan pengaruh teknologi;
2. pengertian yang salah mengenai keadaan stasioner;
3. pengertian yang salah tentang penduduk;
4. kebijaksanaan pasar bebas yang tidak dapat diterapkan;
5. mengabaikan factor-faktor kelembagaan;
6. merupakan teori distribusi,bukan teori pertumbuhan;
7. tanah juga menghasilkan selain gandum;
8. modal dan buruh bukanlah koefisien yang tetap;
9. mengabaikan tingkat suku bunga.
C. Teori Malthus
Malthus menganggap proses pembangunan ekonomi terjadi dengan sendirinya, Dia menekankan bahwa perekonomian mengalami kemerosotan beberapa kali sebelum mencapai tingkat tertinggi dari pembangunan. Malthus menitikberatkan pada pembangunan ekonomi yang dapat dicapai dengan meningkatkan kesejahteraan suatu negara. Dia lebih realitas dalam menganalisa pertumbuhan pendudukdalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi dibandingkan pada bukunya Essay of Population. Produksi dan distribusi dianggap sebagai dua unsur utama kesejahteraan. Menurutnya, factor yang paling penting bagi pembangunan ekonomi adalah proses akumulasi modal.
Malthus mengatakan bahwa di dalam pasar tidak mungkin terjadi over produksi atau penawaran yang berlebihan,komoditi dalam jumlah yang besar ditukarkan dengan dengan tenaga kerja. Dia meyakini bahwa penarawan buruh dalam jangka pendek sangat tidak elastis.
Langkah-langkah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi menurut Malthus:
1. Pertumbuhan berimbang
2. menaikkan permintaan efektif
Penyebab utama keterbelakangan adalah rendahnya konsumsi atau kurangnya permintaan efektif yang menimbulkan persediaan melimpah. Untuk pembangunan, Negara harus memaksimisasi produksi di sector pertanian dan industri.
• Teori Neo Klasik
A. Robert Sollow
Menurutnya pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh:
• Pertumbuhan Penduduk (SDM)
• Akumulasi Modal
• Teknologi Modern
Solow menunjukkan bagaimana tabungan, pertumbuhan populasi, dan kemajuan teknologi mempengaruhi tingkat output perekonomian dan pertumbuhannya sepanjang waktu.
B. Roy Forbes Harrod dan Evsey D. Domar
Pertumbuhan Ekonomi dipengaruhi oleh pertambahan modal, yang akan meningkatkan produksi dan pada akhirnya menaikkan pendapatan nasional
Pada model Harrod-Domar investasi diberikan peranan yang sangat penting. Dalam jangka panjang investasi mempunyai pengaruh kembar. Di satu sisi investasi mempengaruhi permintaan agregat di sisi lain investasi mempengaruhi kapasitas produksi nasional dengan menambah stok modal yang tersedia.
• Teori Modern
Teori Walt Whitman Rostow
Dalam bukunya : “The Stages of Economic Growth” membagi pertumbuhan ekonomi menjadi 5 tahap, yaitu:
1. Masyarakat Tradisional
Diartikan sebagai suatu masyarakat yang strukturnya berkembang di sepanjang fungsi produksi berdasarkan ilmu dan teknologi pra-Newton dan sebagai hasil terhadap dunia fisika.
2. Pra – Lepas landas
Ini adalah masa transisi dimana prasyarat pertumbuhan swadaya dibangun. Pembangunan yang berkesinambungan dan perluasan industri modern dapat terjadi terutama dengan menanamkan kembali keuntungan ke saluran investasi yang menguntungkan.
3. Lepas Landas
Tahap ini merupakan titik yang menentukan di dalam kehidupan suatu masyarakat. Lepas landas merupakan revolusi industri yang bertalian secara langsung dengan perubahan radikal di dalam metode produksi yang dalam jangka waktu relatif singkat menimbulkan konsekwensi yang menentukan.
4. Dorongan Menuju Kedewasaan
Pada waktu suatu negara berada pada tahap kedewasaan teknologi, ada tiga perubahan penting yang terjadi:
• Sifat tenaga kerja berubah
• Watak para pengusaha berubah
• Masyarakat merasa bosan pada keajaiban industrialisasi dan menginginkan sesuatu yang baru menuju perubahan lebih lanjut.
5. Konsumsi Tinggi
Ditandai dengan migrasi dari pinggiran ke kota. Kekuatan yang nampak cenderung meningkatkan kesejahteraan,yaitu:
• penerapan kebijaksanaan nasional guna meningkatkan kekuasaan dan pengaruh melampaui batas nasional
• ingin memiliki satu negara kesejahteraan dengan pemerataan pendapatan nasional yang lebih adil melalui pajak progresif, peningkatan jaminan sosial, dan fasilitas hiburan bagi para pekerja.
• Keputusan untuk membangun pusat perdagangan dan sektor penting
Langganan:
Postingan (Atom)
